
Musyawarah Perempuan Nasional 2024, Aceh Bahas 5 Isu Krusial
Banda Aceh (Waspada Aceh) – Dalam Musyawarah Perempuan Nasional 2024 yang digelar secara hybrid selama dua hari pada 26-27 Maret 2024, begitu besar partisipasi aktif dari

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Dalam Musyawarah Perempuan Nasional 2024 yang digelar secara hybrid selama dua hari pada 26-27 Maret 2024, begitu besar partisipasi aktif dari

Nukilan.id | Banda Aceh -Konsorsium PERMAMPU merayakan Hari Perempuan Sedunia (IWD) 8 Maret sekaligus rangkaian diskusi kritis menuju Musyawarah Nasional Perempuan II 2024. Kegiatan ini

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Perempuan di Aceh masih menghadapi banyak tantangan dalam pemenuhan hak mereka dalam pembangunan, baik dari aspek infrastruktur maupun sumber daya manusia.

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Upaya pemangku kebijakan dalam implementasi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 terus diperkuat di Aceh. UU tersebut mengatur tentang batasan usia boleh
Mekanisme pencegahan kekerasan perempuan menjadi catatan penting jelang pemilu 14 Februari 2024 mendatang. Hal ini disebabkan ada banyak faktor yang ditakutkan terjadi yang dapat memengaruhi
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – MAB (17) dan YF (15) divonis 1,4 tahun dan enam bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Banda Aceh atas tindak pidana

11 organisasi gerakan perempuan Aceh mendesak pemerintah pusat memberi perhatian yang serius terkait kedatangan pengungsi Rohingya di Aceh sehingga penyelesaiannya dapat melibatkan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau lembaga lain

Flower Aceh bekerja sama dengan Nurani Perdamaian Indonesia (NPID) menggelar workshop Jaminan Sosial Perempuan Pembela HAM di Aceh, Kamis (28/12/2023), di Hotel Ayani. Direktur Flower

Flower Aceh bekerja sama dengan Nurani Perdamaian Indonesia (NPID) menggelar workshop Jaminan Sosial Perempuan Pembela HAM di Aceh, Kamis (28/1/2023), di Hotel Ayani. Direktur Flower

Mekanisme Lokal Perlindungan dan Jaminan Sosial Perempuan Pembela HAM di Aceh launching pada Kamis di Ayani Hotel (28/12/2023). Kegiatan launching ini diikuti oleh 50 orang
Women Activities for Rural progress